JUAL SAHAM: Lepas sebagian saham ICBP, Indofood raup Rp12,75 miliar

Induk usaha Grup Salim, PT Indofood Sukses Makmur Tbk menjual 2,5 juta saham perseroan di anak usahanya PT Indofood CBP Sukses Makmur seharga Rp5.100 per saham dengan mengantongi dana sebesar Rp12,75 miliar.

Penjualan saham emiten berkode ICBP itu dilakukan pada harga Rp5.100 per saham, atau level harga yang lebih tinggi dibandingkan dengan level penutupan pada perdagangan sore tadi Rp5.050 per saham.

Direktur dan Sekretaris Perusahaan Indofood Sukses Makmur Werianty Setiawan mengatakan transaksi tersebut sudah dilakukan pada 18 Januari 2012. Dengan transaksi tersebut kepemilikan Indofood Sukses Makmur di ICBP menurun dari semula 80,58% menjadi 80,53% dari seluruh saham yang telah dikeluarkan oleh ICBP.

“Kepemilikan kami di ICBP menjadi menurun dari semula 80,58% menjadi 80,53% dari seluruh saham yang telah dikeluarkan oleh ICBP,” katanya dalam keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia hari ini.

Dalam keterbukaan tersebut tidak disebutkan tujuan penjualan. Harga saham Indofood Sukses Makmur yang berkode INDF ini stagnan pada level Rp4.875 per saham dengan kapitalisasi Rp42,80 triliun dan membentuk rasio price earning (PE) 14,12 kali, sedangkan saham ICBP juga stagnan pada level Rp5.050 per saham dengan kapitalisasi Rp29,44 triliun dengan PE 14,48 kali.

Per 30 September 2011, Indofood membukukan kenaikan laba bersih sebesar 3,57% menjadi Rp2,32 triliun dari periode yang sama 2010 Rp2,24 triliun.

Kenaikan laba disokong oleh pencapaian pendapatan usaha sebesar Rp33,77 triliun dari sebelumnya Rp28,30 triliun atau naik 19,32%. Laba usaha perseroan juga tumbuh menjadi Rp5,18 triliun dari Rp4,64 triliun, sementara beban pokok penjualan naik menjadi Rp24,19 triliun dari sebelumnya Rp19,13 triliun.

Dari total pendapatan tersebut, 96% berasal dari transaksi pihak ketiga Rp32,47 triliun, sisanya dari pihak berelasi sebesar Rp1,29 triliun.

Adapun ICBP, anak usaha perseroan yang memproduksi mie, penyedap, biskuit, nutrisi dan makanan khusus, juga membukukan kinerja positif dengan penjualan bersih Rp14,45 triliun per September 2011 naik 6,5% dari periode yang sama 2010 Rp13,57 triliun.

Pendapatan ini mendorong laba bersih menjadi Rp1,52 triliun naik 17,82% dari sebelumnya Rp1,29 triliun. Laba usaha terkerek 2,55% dari Rp1,96 triliun menjadi Rp2,01 triliun.

0 komentar:

Copyright © 2008 - Informasi Saham - is proudly powered by Blogger