JAKARTA: PT Medco Energi Internasional Tbk akan melanjutkan proyek di Area 47, Libya. Perseroan telah menyelesaikan tahap eksplorasi di blok tersebut dan segera membangun infrastruktur produksi yang diperkirakan memakan waktu 3 tahun.
“Total investasinya mencapai US$800 juta, tetapi kami tidak menanggung semua,” ujar Direktur Utama Medco Energi Lukman Mahfoeds dalam pemaparan publik hari ini.
Menurutnya, separuh dari investasi tersebut dibiayai oleh perusahaan minyak nasional (National Oil Company/NOC) negara tersebut. Adapun sisanya dibiayai oleh kontraktor yakni Medco dan Libya Investment Authority.
Lukman menambahkan pihaknya hanya menginvestasikan US$200 juta untuk proyek tersebut yang akan dibiayai oleh belanja modal selama 3 tahun. “Area 47 ditargetkan mulai menghasilkan pada awal 2015 dengan laju produksi 50.000 barel per hari,” jelasnya.
Adapun produksi minyak dan gas yang ditargetkan rata-rata mencapai 57.000 barrel per hari dari tiap blok. Perseroan juga menargetkan akan mengebor 29 sumur di Indonesia dan sekitar 60 sumur di luar negeri seperti Amerika Serikat, Oman, dan Libya.
“Total investasinya mencapai US$800 juta, tetapi kami tidak menanggung semua,” ujar Direktur Utama Medco Energi Lukman Mahfoeds dalam pemaparan publik hari ini.
Menurutnya, separuh dari investasi tersebut dibiayai oleh perusahaan minyak nasional (National Oil Company/NOC) negara tersebut. Adapun sisanya dibiayai oleh kontraktor yakni Medco dan Libya Investment Authority.
Lukman menambahkan pihaknya hanya menginvestasikan US$200 juta untuk proyek tersebut yang akan dibiayai oleh belanja modal selama 3 tahun. “Area 47 ditargetkan mulai menghasilkan pada awal 2015 dengan laju produksi 50.000 barel per hari,” jelasnya.
Adapun produksi minyak dan gas yang ditargetkan rata-rata mencapai 57.000 barrel per hari dari tiap blok. Perseroan juga menargetkan akan mengebor 29 sumur di Indonesia dan sekitar 60 sumur di luar negeri seperti Amerika Serikat, Oman, dan Libya.
0 komentar:
Post a Comment