TINS Akuisisi Cadangan Batubara Senilai US$72 Jt

INILAH.COM, Jakarta - PT Timah Tbk (TINS) berencana melakukan akuisisi cadangan batu bara dengan estimasi nilai akuisisi US$72 juta.

Hal itu disampaikan manajemen dalam materi paparan publik Investor Summit 2010 di keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (8/11). Dalam materi paparan publik tersebut, perseroan telah melakukan kajian prospek bisnis dan statusnya yaitu pra due deligence (resources, legal dan finance). Target pengambilalihan sebesar 36 juta ton deposit.

Pemilik cadangan batu bara itu PT Bara Anugrah Sejahtera (BAS). Eksplorasi termasuk pemboran, geofisika dan topografi telah dilaksanakan dengan cadangan mineable reserve sebesar 59 juta ton. Kapasitas siap produksi 2010 50 ribu ton. Skema bisnis pengambil alihan saham dan deposit yaitu PT BAS dan PT Timah masing-masing 40% dan 60%.

Dalam pengembangan usaha, Perseroan juga berencana untuk menambah lima unit Kapal Isap Produk (KIP) yang sudah siap beroperasi pada awal semester II 2011. Estimasi total biaya untuk lima unit KIP sebesar Rp160 miliar. Selain itu, perseroan juga melakukan modifikasi BWD merupakan pilot project untuk perubahan penggalian dengan bucket line (rantai mangkok) ke Bucket Wheel+Pompa.

Saat ini sudah selesai proses pengadaan equipment selama 18 bulan diharapkan selesai pada akhir semester I 2012 BWD Kundur 1 sudah beroperasi. Estimasi total biaya modifikasi BWD Kundur 1 sebesar Rp155 miliar.

Selain itu, perseroan juga mengembangkan industri metalurgi silicon, industri water polysilicon dan industri modul solar cell. Target kapasitas sebesar 3.500 ton SoG Silicon Ingot dan target produksi pada 2013. Estimasi nilai investasi sebesar US$25-US$30 juta.

0 komentar:

Copyright © 2008 - Informasi Saham - is proudly powered by Blogger